Anggota Intelkam Polda Jabar Disekap dan Dianiaya Pendemo

Irfan Ma'ruf
Anggota Polda Jabar terluka saat mengawal demo menolak omnibus law, Kamis (8/10/2020) kemarin. (Foto: Koran SINDO/Ali Masduki).

Belasan halte Transjakarta dibakar. Sejumlag gedung dan fasilitas umum juga dirusak. Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menduga pelaku pembakaran merupakan kelompok Anarko Sindakalis.

"Nah ini dari yang pelajari ada dari Anarko. Mereka tidak memahami yang sebenarnya demo itu, bahkan datang dari beberapa wilayah, ada yang dari Subang, Banten, Tangerang, dan sebagainya, termasuk di wilayah Jakarta," kata Dudung di Makodam Jaya, Jakarta Timur, Jumat (9/10/2020).

Anarko Sindakalisme merupakan cabang dari anarkisme yang berkonsentrasi kepada pergerakan buruh/pekerja. Anarko berkembang antara lain di Eropa, Amerika Selatan, Asia, dan Rusia.

Pada mulanya kelompok ini menyuarakan hak-hak pekerja dengan memprotes kebijakan penguasa. Dalam aksinya mereka identik dengan kaos hitam dan melakukan vandalisme serta logo huruf ‘A’. Kelompok ini juga membuat kekacauan.

Saat terjadi rusuh Hari Buruh pada Mei 2019 di sejumlah kota di Indonesia, Polri juga menengarai aksu itu dipicu oleh orang-orang penganut kelompok ini.

Di Polda Metro Jaya, 24 anggota polisi terluka saat mengawal demo ini. Salah seorang di antaranya Kapolres Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto terluka ketika menghalau pendemo.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kantor BPN Karawang Terbakar, Pelayanan Pertanahan Dialihkan ke Lokasi Lain

18 hari lalu

Komplotan Pecah Kaca dan Gembos Ban Gasak Rp4,1 Miliar, 2 Tersangka Ditangkap

30 hari lalu

Kecelakaan Pajero Keluar Jalur Tabrak 2 Mobil hingga Terguling di Tol Pasteur, 4 Orang Luka

1 bulan lalu

Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap, Diduga Rakit Bahan Peledak dan Senjata Api

2 bulan lalu

Taufik Hidayat Dijerat Pasal Berlapis, Terancam Hukuman 36 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal