Bahaya Gas Oplosan LPG 3 Kg ke Tabung Portable, Ini Alasannya

Tim iNews
Praktik pemindahan isi tabung LPG subsidi ke tabung gas portable berisiko untuk keamanan. (Foto: Ist)

"Peredaran gas hasil oplosan juga dapat menempatkan masyarakat sebagai pihak yang paling berisiko apabila produk tersebut digunakan tanpa mengetahui proses pengisiannya," demikian keterangan Pertamina dikutip Sabtu (25/7/2026).

Divisi Hukum PT Tokai Dharma Indonesia, Tubagus Amirullah, turut mendukung langkah penegakan hukum terhadap praktik pengoplosan LPG subsidi.

Menurutnya, tabung gas portable dirancang menggunakan gas butana yang memiliki tekanan lebih rendah dibandingkan LPG 3 kilogram yang merupakan campuran propana dan butana.

"Karena propana memiliki tekanan yang jauh lebih tinggi daripada butana, campuran gas ini menghasilkan tekanan yang besar. Inilah alasan mutlak mengapa LPG 3 kg harus dikemas menggunakan pelat baja tebal yang dilas, bukan pelat kaleng tipis," ujarnya.

Dia mengatakan pemindahan isi LPG subsidi ke tabung gas portable berpotensi meningkatkan risiko kebocoran, kerusakan katup, hingga ledakan apabila tabung terpapar panas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Polda Sumsel Bongkar Pabrik Miras Oplosan Skala Besar di Banyuasin, 4 Orang Ditangkap

3 bulan lalu

Polda Metro Bongkar Praktik LPG Oplosan, Omzet Pelaku Capai Rp2,7 Miliar

3 bulan lalu

Kasus Gas Elpiji Oplosan dan Penimbunan BBM Subsidi di Indramayu, 2 Tersangka Ditangkap

4 bulan lalu

Tragedi Pesta Miras Oplosan di Cianjur, 4 Orang Tewas dan 1 Kritis

5 bulan lalu

Hati-Hati Kurma Oplosan Beredar di Pasaran, Ini Cara Bedakan yang Berkualitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal