Bahaya Gas Oplosan LPG 3 Kg ke Tabung Portable, Ini Alasannya

Tim iNews
Praktik pemindahan isi tabung LPG subsidi ke tabung gas portable berisiko untuk keamanan. (Foto: Ist)

Pertamina menegaskan pemindahan isi LPG subsidi menggunakan alat rakitan atau peralatan yang tidak memenuhi standar dapat menimbulkan berbagai risiko keselamatan.

Salah satu risiko terbesar dari praktik pengoplosan adalah overfilling, yakni kondisi ketika tabung diisi melebihi kapasitas aman sehingga tekanan gas meningkat dan dapat merusak katup pengaman.

Selain itu, tabung LPG subsidi yang dijadikan sumber pengisian juga berisiko mengalami kerusakan pada katup akibat penggunaan regulator atau adaptor yang tidak sesuai standar.

Apabila tabung tersebut kembali digunakan masyarakat, potensi kebocoran gas dapat meningkat dan membahayakan pengguna.

Menurut Pertamina, seluruh proses pengisian LPG hanya boleh dilakukan di fasilitas resmi menggunakan peralatan yang telah dikalibrasi agar tekanan, berat isi, dan kondisi tabung tetap sesuai standar keselamatan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Polda Sumsel Bongkar Pabrik Miras Oplosan Skala Besar di Banyuasin, 4 Orang Ditangkap

3 bulan lalu

Polda Metro Bongkar Praktik LPG Oplosan, Omzet Pelaku Capai Rp2,7 Miliar

3 bulan lalu

Kasus Gas Elpiji Oplosan dan Penimbunan BBM Subsidi di Indramayu, 2 Tersangka Ditangkap

4 bulan lalu

Tragedi Pesta Miras Oplosan di Cianjur, 4 Orang Tewas dan 1 Kritis

5 bulan lalu

Hati-Hati Kurma Oplosan Beredar di Pasaran, Ini Cara Bedakan yang Berkualitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal