Blusukan ke Kuningan, Mendes PDTT: Kami Keliling ke Kantong Kemiskinan Ekstrem

Donald Karouw
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar dan Bupati Kuningan Acep Purnama sepakat mengatasi kemiskinan ekstrem. (Foto: ist)

KUNINGAN, iNews.id – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar terus blusukan ke berbagai kabupaten di Jawa Barat untuk menuntaskan data SDGs Desa. 

Setelah mengunjungi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Pangandaran, Kamis (30/9/2021) lalu, Gus Halim-panggilan akrab Abdul Halim Iskandar-berkunjung ke Kabupaten Kuningan. Upaya itu untuk mempercepat penuntasan kemiskinan ekstrem di seluruh pelosok Tanah Air.  Kedatangan Gus Halim ini disambut langsung oleh Bupati Kuningan Acep Purnama.

“Kami terus berkeliling ke daerah-daerah yang menjadi kantong kemiskinan ekstrem. Dua hari ini kami berkeliling ke kabupaten-kabupaten di Jawa Barat yang wilayahnya terdapat warga dengan kategori miskin ekstrem,” ujar Gus Halim, Jumat (1/10/2021).

Dia menjelaskan, penuntasan data SDGs Desa tidak bisa jika hanya dipantau dari pusat. Tetapi juga harus dilihat secara langsung perkembangannya di lapangan. Jika data SDGs Desa tuntas, maka penanganan kemiskinan esktrem bakal bisa lebih cepat. 

“Kami juga terus melakukan koordinasi dengan bupati atau kepala daerah untuk menjelaskan pentingnya data SDGs Desa bagi pengentasan kemiskinan ekstrem. Sehingga ada kesepahaman yang sama antara Kemendesa PDTT dengan para kepala daerah untuk mempercepat penuntasan kemiskinan ekstrem di wilayahnya,” ujarnya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

Titik Api Kembali Muncul, Hari Keempat Kebakaran Lereng Gunung Ciremai Capai 46 Hektare

4 hari lalu

Hari Ketiga Kebakaran Gunung Ciremai, 40 Hektare Hutan Terbakar

5 hari lalu

Karhutla Gunung Ciremai Meluas, Tim Gabungan Berjuang Padamkan Titik Api

26 hari lalu

Area Kebakaran TPA Ciniru Meluas Lebih dari 90 Persen, Pemkab Minta Bantuan Pemprov

26 hari lalu

Sepekan Kebakaran TPA Ciniru Kuningan Belum Padam, Petugas Kelelahan hingga Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal