BPS Jabar: Inflasi Tasikmalaya Terendah secara Nasional, Ini Penyebabnya

Arif Budianto
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat Dyah Anugrah Kuswardhani. Foto: Istimewa

"Mungkin karena banyak ibu ibu yang WFH (work from home), jadi banyak pakai daster di rumah, sehingga permintaan naik. Tapi yang tertinggi penyebab inflasi disebabkan kenaikan tarif jalan tol," ujar Dyah.

Selain itu, tutur Kepala BPS Jabar, rendahnya inflasi di suatu daerah juga bisa diukur berdasarkan nilai tukar petani (NTP). Di mana, NTP terus menurun sejak awal tahun 2020. Pada Februari NTP turun menjadi sebesar 99,85% dari 100,06. 

"NTP di bawah 100 artinya petani sudah mulai mengalami defisit. Antara indek yang dibayar tidak sebanding dengan yang diterima," tutur Kepala BPS Jabar. 

Dyah mengatakan, turunnya NTP di Jawa Barat dikarenakan harga komoditas pertanian yang cukup rendah. Di antaranya, komoditas tanaman pangan yang terus turun, perkebunan, peternakan, dan hasil komoditas nelayan yang juga terus turun.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lucu, Polisi di Tasikmalaya Histeris Takut Jarum Suntik saat Divaksin Covid-19

57 tahun lalu

Ratusan Rumah Warga Cibalong Tasikmalaya Rusak Akibat Pergerakan Tanah

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Pangandaran, Berkekuatan Magnitudo 4,2

57 tahun lalu

Arus Balik lebaran di Lingkar Gentong Tasikmalaya Ramai Lancar di Hari Pertama Kerja

57 tahun lalu

Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal Hindari Macet, Jangan Tunggu Puncak Arus Balik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal