Buntut Kematian Cenora, BBKSDA Jabar Evaluasi Izin Penangkaran Harimau Benggala Alshad Ahmad

Agung Bakti Sarasa
BBKSDA Jabar bakal mengevaluasi izin penangkaran harimau oleh Alshad Ahmad. (Foto/Ilustrasi)

Meski diberikan izin penangkaran, tutur Kepala BBKSDA Jabar, meminta Alshad Ahmad rutin melapor ke BBKSDA terutama soal kematian dan kelahiran harimau.

Sebab, berdasarkan data yang dihimpun BBKSDA dan laporan dari Alshad Ahmad itu berbeda. Saat ini ada tujuh harimau yang mati yang dilaporkan sepupu Raffi Ahmad itu. Sedangkan BBKSDA baru menerima enam laporan.

"Itu (harimau benggala) boleh dipelihara. Itu atas izin dari kami. Dia melaporkan sakit, mati. Kami cek. Seperti itu," tutur Kepala BBKSDA Jabar.

Irawan Asaad memastikan BBKSDA Jabar sedang melakukan evaluasi terhadap izin penangkaran Harimau Benggala yang diberikan kepada Alshad Ahmad.

"Kami sedang melakukan evaluasi tahap awal, nanti setelah timnya turun, kami akan evaluasi itu secara menyeluruh," ucap Irawan Asaad.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pedagang Gulai Kambing di Bandung Gembira Dapat Bantuan Gerobak dari Partai Perindo

57 tahun lalu

Budaya Islam China Meriahkan Peringatan Tahun Baru Hijriah di Bandung

57 tahun lalu

Alshad Ahmad Panen Kritik usai Harimau Peliharaannya Mati, Aktivis Lingkungan: Satwa Liar Hidup di Hutan Bukan di YouTube

57 tahun lalu

7 Harimau Peliharaannya Mati, Alshad Ahmad Dihujat Netizen

57 tahun lalu

Harimau Cenora Milik Alshad Ahmad Dikabarkan Mati, BBKSDA Jabar Akan Cek Kebenarannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal