Diperiksa Polda Jabar, Ini Kata Bupati Bogor soal Kasus Covid-19 Pascakerumunan Megamendung

Agus Warsudi
Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin dicecar 50 pertanyaaan saat diperiksa penyidik selama enam jam di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Salah satu pertanyaan penyidik adalah terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bogor pascakerumunan di Megamendung, Bogor.

Soal itu, Ade mengatakan, Pemkab Bogor belum menemukan korelasi antara kasus Covid-19 dengan peristiwa tersebut. "Biasa sih karena tiap hari (kasus Covid-19) fluktuatif. Saya belum melihat ada korelasinya dengan kasus (kerumunan di Megamendung) tersebut," kata Ade Yasin seusai pemeriksaan di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Selasa (15/12/2020).

Diketahui, Bupati Bogor Ade Yasin keluar dari gedung penyidik sekitar pukul 16.00 WIB. Kepada wartawan yang menunggunya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, selama enam jam diperiksa, Bupati Bogor Ade Yasin  mengatakan dicecar 50 pertanyaan oleh penyidik.

Pertanyaan itu seputar kasus kerumunan massa pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu. Ade pun mengaku, menjawab seluruh pertanyaan penyidik tersebut.

Menurut Ade Yasin, sebagian besar pertanyaan terkait izin acara yang dihadiri Habib Rizieq Shihab di Gadog, Megamendung, Kabupaten Bogor pada Jumat 13 November 2020.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diperiksa Penyidik Polda Jabar, Bupati Bogor Tegaskan Kegiatan Habib Rizieq Tak Berizin

57 tahun lalu

Bupati Bogor Ade Yasin Tiba di Mapolda Jabar, Diperiksa terkait Megamendung

57 tahun lalu

Kasus Megamendung, Polres Bogor Panggil Bupati Ade Yasin pada 15 Desember 2020

57 tahun lalu

3 Tersangka Pesta Gay di Karawang Dijerat Pasal Berlapis, Terancam 9 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Video Viral Pesta Gay di Karawang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal