Dituding Pencitraan Lewat Konten YouTube, Dedi Mulyadi Bilang Begini 

Antara
Dedi Mulyadi mendatangi keluarga korban kasus Naggreg Bandung. Kedatangannya tersebut untuk memberikan dorongan moril kepada keluarga korban. (Foto: Istimewa)

“Kita sebagai pejabat publik kalau tidak mempublikasikan apa yang dilakukan, nanti dianggap tidak ada kerjaan,” katanya.

Ditanya tentang penilaian yang dilakukan sebagai bentuk pencitraan, dia membenarkannya.

“Benar itu pencitraan, karena setiap pejabat publik harus punya citra dan citra itu harus dilakukan secara konsisten bukan pura-pura. Ada kamera pura-pura pungut sampah, ada kamera pura-pura peluk orang miskin, di depan kamera empatinya tinggi, bukan begitu. Tapi ada kamera atau tidak, ya tetap kita melakukan apa yang menjadi tradisi hidup kita,” katanya pula.

Pada akhirnya citra tersebut akan terbangun dari mulut ke mulut. Dalam bahasa Sunda, Dedi menyebutnya dengan istilah sabiwir hiji.

“Dalam Sunda itu jadi sabiwir hiji, menjadi satu cerita tokoh yang diceritakan banyak orang. Itu dalam ilmu politik sekarang disebut popularitas,” ujarnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Dedi Mulyadi Datangi Keluarga Handi-Salsabila, Orang Tua Korban Curhat Begini

5 hari lalu

Karhutla Ciremai, KDM Siapkan Rp10 Juta Cari Pembakar Ilalang dan Pencuri Kayu

5 hari lalu

KDM Buka Suara usai Absen di Rakornas TPAKD hingga Dicari Presiden Prabowo

6 hari lalu

Gubernur Jabar Absen di JIExpo, Prabowo: Mana KDM? Paling Dekat Malah Enggak Hadir!

2 bulan lalu

KDM Minta Sekolah Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terapkan Pembelajaran Daring

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal