Dugaan Mark-Up Proyek Kereta Cepat Whoosh Masuki Babak Baru di KPK, Penyelidikan Dimulai

iNews
Dugaan mark-up dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh memasuki babak baru di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).(Dok. KCIC).

JAKARTA, iNews.id - Dugaan mark-up dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulai tahap penyelidikan terhadap proyek tersebut. 

"Saat ini sudah pada tahap penyelidikan," ujar Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan tertulis, Senin (27/10/2025). 

Dia belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai proses penyelidikan, termasuk kapan penyidikan akan dimulai. 

Isu ini mencuat setelah Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap adanya dugaan pembengkakan anggaran proyek Whoosh hingga tiga kali lipat. 

Dia membandingkan biaya pembangunan per kilometer di China yang hanya 17 juta dolar AS, sementara di Indonesia mencapai 52 juta dolar AS.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Utang Kereta Cepat: Warisan Jokowi yang Menguras Kantong Anak Cucu

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya Tegas Tolak Pembayaran Utang Kereta Cepat dari APBN

57 tahun lalu

Bupati Etik Suryani Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Berjalan

57 tahun lalu

Gubernur Jateng Respons OTT KPK Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Ikan Busuk dari Kepala

57 tahun lalu

Terungkap! Bupati Sukoharjo Etik Suryani Sempat Diperiksa di Polresta Surakarta usai OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal