Gempa Cianjur Diduga akibat Sesar Cimandiri Bergerak, Ini Penjelasan Ahli ITB

Arif Budianto
TNI dan Polri mengevakuasi korban di titik longsor akibat gempa Cianjur. (FOTO: ANTARA)

Selain itu, masyarakat juga harus melek literasi dan pengetahuan bahwa mereka tinggal di daerah yang rawan gempa sehingga mitigasi dapat dilakukan.

Ketika bencana telah terjadi, terdapat waktu (golden time) untuk evakuasi yang hanya berkisar rata-rata 30 menit setelah gempa bumi. 

“Hal yang dapat dilakukan setelah bencana terjadi adalah memberikan respons yang terbaik. Kita harus belajar dari Jepang dalam memanfaatkan golden time ini," ucap Dr Irwan Meilano.

Rumah sakit darurat, pengungsian sementara, air dan sanitasi yang baik, mulai dipersiapkan sekarang. Jika hanya fokus pada yang terluka, lantas mengesampingkan hal-hal vital yang harus dipersiapkan, maka orang yang selamat pun dapat menjadi korban selanjutnya.

Dosen Teknik Geodesi dan Geomatika ITB itu berharap tidak ada lagi korban jiwa dan semua pihak dapat sama-sama belajar untuk mengantisipasi hal serupa terjadi di kemudian hari.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cianjur Sempat Gelap Gulita, PLN Pastikan 89 Persen Jaringan Listrik Pulih

57 tahun lalu

1.000 Prajurit TNI AD Dikerahkan Bantu Penanganan Dampak Gempa Cianjur

57 tahun lalu

Menko PMK Pastikan Jalan Terputus Longsor akibat Gempa Cianjur Bisa Diakses Siang Ini

57 tahun lalu

Tim Emergency Perindo Salurkan Obat dan Makanan untuk Korban Gempa Cianjur

57 tahun lalu

BNPB Pastikan Pemerintah Ganti Rumah yang Rusak Berat karena Gempa Cianjur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal