Gempa Cianjur Diduga akibat Sesar Cimandiri Bergerak, Ini Penjelasan Ahli ITB

Arif Budianto
TNI dan Polri mengevakuasi korban di titik longsor akibat gempa Cianjur. (FOTO: ANTARA)

Gempa yang terjadi pukul 13.21 WIB tersebut bukan tergolong gempa besar jika ditinjau dari kekuatannya. Namun, sampai berita ini dirilis, tercatat 162 korban jiwa meninggal dan kerusakan infrastruktur yang masif. 

Hal ini disebabkan karena hiposentrumnya yang tergolong dangkal, terdapat lapisan yang cukup halus, dan bangunan di atasnya yang tidak tahan gempa.

Ini bukan kali pertama pergerakan Sesar Cimandiri menyebabkan gempa. Dr. Irwan menyebutkan pernah terjadi gempa berkekuatan serupa di tahun 1970-an. 

“Ada pembelajaran yang bisa dipetik dari bencana tadi siang. Concern utama berada di pemerintah dan pemda, perlu ada upaya untuk memahami bahwa daerah tersebut memiliki potensi gempa," tutur Dr Irwan Meilano.

Penataan ruang dan kaidah pembangunan yang dilakukan tiap daerah harus disesuaikan dengan struktur geologinya serta jaraknya dari sumber gempa. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cianjur Sempat Gelap Gulita, PLN Pastikan 89 Persen Jaringan Listrik Pulih

57 tahun lalu

1.000 Prajurit TNI AD Dikerahkan Bantu Penanganan Dampak Gempa Cianjur

57 tahun lalu

Menko PMK Pastikan Jalan Terputus Longsor akibat Gempa Cianjur Bisa Diakses Siang Ini

57 tahun lalu

Tim Emergency Perindo Salurkan Obat dan Makanan untuk Korban Gempa Cianjur

57 tahun lalu

BNPB Pastikan Pemerintah Ganti Rumah yang Rusak Berat karena Gempa Cianjur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal