Hoaks Bertebaran di Jabar, Konten Dikemas Lewat Gaya Satire dan Parodi 

Agung Bakti Sarasa
Hoaks masih bertebaran di Jabar, di antaranya melalui konten bergaya satire dan parodi yang banyak menyebar di medsos. (Foto: Ilustrasi) 


Kesepuluh, JSH juga mendapatkan aduan mengenai beredarnya aplikasi percakapan Whatsapp berkaitan dengan pelaksanaan puasa di bulan Ramadhan terkait beredarnya informasi A1 artinya "valid", bukan "hoax" dari departemen resmi yg terkait terkait wabah corona dan telah diterima dengan dalil aqli maupun naqli oleh Majlis Ulama Dunia.

"Konten itu menyatakan bahwa dikarenakan adanya wabah Covid-19, maka puasa Ramadhan yang akan dimulai bulan April ini, disepakati hanya dapat dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari saja," katanya. 

Kesebelas, beredar narasi yang menyebutkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa pria yang memiliki bentuk bagian tubuh tertentu lebih rentan tertular Covid-19. Narasi tersebut juga beredar luas di medsos. 
 
"Narasi itu diunggah melalui akun media sosial Facebook," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perwira TNI AL Dituding Peras Pemilik Kapal Tangker, Wakasal: Itu Hoaks Belaka

57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Hoaks Video Satu Keluarga Bunuh Diri di Kebumen, Begini Fakta Sebenarnya

57 tahun lalu

TNI Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks OPM Tuduh Aparat Tembak Mati Pelajar di Yalimo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal