Industri Rantai Dingin Masih Minim, Tantangan bagi Distribusi Vaksin Covid-19

Arif Budianto
Bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac dikemas dalam kontainer khusus berpendingin tiba di PT Bio Farma, Jalan Dr Djunjunan (Pasteur), Kota Bandung. (Foto: Istimewa)

Diketahui, Indonesia saat ini menghadapi tantangan distribusi vaksin Covid-19 ke seluruh Indonesia. Targetnya, 182 juta penduduk atau sekitar 70 persen bakal vaksinasi. 

Jika setiap penduduk divaksin dua kali, setidaknya diperlukan distribusi vaksin sekitar 360 juta dosis.

Sejauh ini, Supply Chain Indonesia (SCI) food losses & waste untuk buah dan sayuran di Indonesia pada tahapan pasca panen mengalami kerusakan sekitar 10 persen dan distribusi sekitar 7,5 persen. 

Kerusakan sebesar itu mengurangi margin para pelaku usaha. Hal itu juga merugikan konsumen karena penurunan mutu dan kenaikan harga komoditas.

Penerapan rantai dingin sangat penting karena food losses dan waste terjadi pada semua tahapan, baik produksi, pasca panen, pengolahan, distribusi, dan konsumsi. 

Secara keseluruhan food losses dan waste mencapai 50 persen yang sebagian besar terjadi pada tahap produksi dan pengolahan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Bio Farma Bandung

57 tahun lalu

11 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sindovac Tahap 4 Tiba di Bandara Soetta

57 tahun lalu

Yuk Kenali Vaksin Covid-19, Tak Kenal Maka Tak Kebal Part 2

57 tahun lalu

Bio Farma Sebut 10 Juta Bahan Baku Vaksin Covid-19 Selesai Diolah 20 Maret

57 tahun lalu

11 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tahap Keempat dari Sinovac Tiba di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal