Inventarisasi Dinkes KBB, Banyak Warga Tak Lapor meski Bergejala Keracunan

Adi Haryanto
Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto. (Foto: Dok)


Pengumpulan data warga dilakukan dengan menyisir ke rumah-rumah warga yang menerima dan mengonsumsi nasi boks pada kegiatan keagamaan tersebut. Hasilnya ternyata ada juga warga yang meski mengalami gejala sakit perut dan mual tapi tidak melapor. 

"Hasil penelusuran ternyata yang menerima nasi boks ada sebanyak 300 warga, tapi ada warga yang memilih tidak memeriksakan diri meski mengalami gejala," katanya.

Namum yang mengalami gejala ringan hingga cukup parah dirasakan oleh 90 warga yang terpaksa harus dirawat di puskesmas dan RSUD Cililin. Data terakhir, ada dua warga meninggal dunia, sembilan warga dirawat di RSUD Cililin dan 43 masih dirawat inap di Puskesmas Gununghalu, dan sisanya sudah sembuh dan dipulangkan.

"Keluhannya sama yakni, mual, muntah, pusing, mules, diare, pingsan, kejang-kejang hingga penurunan kesadaran," ucapnya

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
4 tahun lalu

11 Korban Keracunan Dirujuk ke RSUD Cililin KBB, Dominan Anak dan Lansia

3 hari lalu

Kasus Keracunan MBG di Pati, BGN Bekukan Operasional Seluruh SPPG Gembong Satu

3 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Pati Tembus 424 Siswa, Pemkab Tetapkan Status KLB

4 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Pati Tembus 197 Siswa, Polisi Turun Tangan

9 hari lalu

Keracunan Massal MBG di Sidoarjo, MUI Jatim Desak Polisi Usut Pidana Pengelola SPPG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal