Selain itu, tutur Kabid P3, Dinkes Jabar juga meminta dinkes kabupaten dan kota berperan aktif melaporkan langsung temuan kasus cacar monyet. Sebab, penanganan akan turut dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Jadi kalau ditemukan kasus-kasus atau gejala mengarah pada cacar monyet, itu dilaporkan. Kemudian diambil sampelnya, dikirim ke Jakarta. Nanti untuk tindak lanjut lebih lanjut, gitu," tutur dia.
Sifat penularan cacar monyet, kata Rochady Hendra Setya Wibawa, berbeda dengan Covid-19. Penularan monkeyvox terjadi lewat bersentuhan langsung dan bisa lewat luka yang diderita oleh pasien.
Karena itu, kata Rochady Hendra Setya Wibawa, mendorong agar masyarakat tetap menjaga kesehatan agar imunitas tubuh baik. "Di kasus-kasusnya (cacar monyet) memang ditemukan imunitas tidak baik, sehingga ya pertama tentu perbaiki imunitas kita ya, dengan makan yang sehat, vitamin. Kemudian olahraga cukup," ucap Rochady Hendra Setya Wibawa.
Selain itu, masyarakat juga diminta bisa menghindari beberapa orang yang memiliki kondisi tubuh yang mengarah pada ciri-ciri cacar monyet. Sebab, penyakit ini menular karena kontak erat.
"Hindari kontak dengan memang kalau ada orang dengan tampak seperti keropeng-keropeng, cacar-cacar itu juga dihindari untuk kontak erat ya, supaya menghindari penularan," ujar dia.