Kaleideskop 2020 : Tindak Asusila Marak di Purwakarta Kota Ramah Anak

Asep Supiandi
Ilustrasi pencabulan anak (Okezone/stutterstock)

“Meski terjadi penurunan kasus, tetap saja saja masih tinggi. Perlu upaya lebih keras lagi dari semua pihak agar kasus ini bisa diminimalisasi di tahun depan,”kata Dandi, Rabu (30/12/2020).

Dia menyebutkan, terdapat empat dari 17 kecamatan di Purwakarta, termasuk paling rawan terjadi kasus asusila terhadap anak di bawah umur. Di antaranya Kecamatan Sukatani, Plered, Tegalwaru dan Bojong. Bahkan berdasarkan jumlah pelaporan ke KPAI, Kecamatan Bojong termasuk zona merah kasus asusila terhadap anak di bawah umur, yakni sebesar 23 persen dari total pelaporan.

Menurutnya, upaya yang harus intensif dilakukan adalah sosialisasi UU Nomor 35/2018 kepada semua komponen masyarakat. Ditambah harus ada peraturan daerah tentang perlindungan anak secara lebih spesifik.

“Tak kalah pentingnya Purwakarta harus memiliki Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak. Bagamana pun juga sering terjadi kasus pidana yang pelakunya adalah anak di bawah umur. Kami pun harus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap anak berhadapan dengan hukum (ABH).

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

Guru Ngaji yang Cekoki Murid dengan Obat Perangsang Pernah Dipenjara Kasus Pencabulan

12 jam lalu

ASN Cianjur Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Sesama Jenis, Pemkab Siapkan Sanksi Tegas

20 jam lalu

Siswi SMP di Lampung Utara Bongkar Tabiat Bejat Ayah, Dicabuli saat Ibu Jadi TKW

11 hari lalu

3 Pemuda Bejat Perkosa Gadis di Bangkalan Ditangkap, 1 di Antaranya Mantan Pacar

12 hari lalu

Biadab! Ayah di Inhu Riau Tega Cabuli 3 Anak Tiri Sekaligus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal