Kasus ART Disiksa, DPRD Garut Desak Pemerintah Awasi Penyalur Tenaga Kerja

fani ferdiansyah
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan mengunjungi keluarga Rohimah (29), di Kampung Cinangor RT02 RW01, Desa Pangeureunan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah

Dia membenarkan bila pasutri itu selalu memotong gaji jika Rohimah melakukan kesalahan. 

"Contohnya ketika disuruh menyetrika dan ada baju yang tidak rapi, itu gaji dipotong Rp100.000. Lalu jika akan memangku atau mengasuh anak majikan dan Rohimah lupa pakai hand sanitizer, juga dipotong Rp100.000," ujarnya. 

Puncaknya ketika gaji yang mesti didapat menjadi minus, korban kerap mendapatkan perlakuan tak manusiawi.

"Korban disiksa dengan penganiayaan-penganiayaan yang bersifat macam-macam. Suami istri ini memang ringan tangan, pernah suatu ketika kepala Rohimah dibenamkan masuk ke dalam kloset duduk dengan kaki si pelaku pria karena telah berbuat kesalahan sepele yang seharusnya tak perlu dipermasalahkan," tuturnya. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut ini pun bersyukur masyarakat di sekitar rumah kedua pelaku memiliki hati nurani dan menolong Rohimah. Dia meyakini kasus ini tak akan terungkap jika warga di permukiman tersebut cuek. 

"Bisa jadi sebetulnya ada kasus serupa namun tak terungkap. Makanya pihak penyalur memiliki peranan sangat penting, terkait nasib tenaga kerja yang dipekerjakan. Jika pekerja sampai meninggal bagaimana?" kata Yudha. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
4 tahun lalu

Bukan Hanya Menyiksa, Majikan Kejam di Ngamprah KBB juga Tak Bayar Penuh Gaji ART asal Garut

12 hari lalu

Terungkap di Rekonstruksi, Taufik Hidayat Obati Luka YTR Takut Korban Meninggal

12 hari lalu

Rekonstruksi Penyiksaan YTR, Taufik Hidayat Peragakan 21 Adegan Aniaya Korban

12 hari lalu

Rekonstruksi Kasus Penyekapan YTR di Polda Jabar, Tersangka Akui Perbuatan di 6 TKP

12 hari lalu

3 Jaksa Hadiri Rekonstruksi Penyiksaan YTR di Polda Jabar, Proses Hukum Dipercepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal