Organda KBB Minta Pengoperasian BRT Dikaji Ulang karena Bergesekan dengan Jalur Angkot

Adi Haryanto
Angkot KBB dikhawatirkan semakin terjepit saat BRT beroperasi. (Foto: Adi Haryanto)

"Sangat berat buat para sopir angkot, pasti akan banyak penolakan, kemarin saja kehadiran Bus Trans Metro Pasundan saja kan banyak juga yang menolak," ujar dia.

Ketua Organda KBB berharap tidak terjadi polemik saat BRT beroperasi maka harus ada solusi terkait rute dan juga halte-halte pemberangkatannya. Terlebih sampai saat ini belum ada sosialisasi di lapangan, tetapi baru sebatas obrolan secara lisan saja dengan pemerintah.

"Jelas harus ada sosialisasi, jangan sampai tiba-tiba langsung dioperasikan. Yakni pertemuan antara Organda KBB, pemerintah, dan tim dari BRT," tutur Ketua Organda KBB.

Rencana pengoperasian BRT ini direalisasikan pada 2025. Untuk di wilayah KBB, BRT ini akan memiliki beberapa rute, yakni Stasiun Padalarang-Alun-alun Bandung, Kota Baru Parahyangan (KBP)-Stasiun Padalarang, dan Lembang-Sukajadi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Luar Biasa, Investasi ke KBB Melonjak dalam 3 Bulan, Tembus Rp6 Triliun

57 tahun lalu

Mayat Pria Penuh Luka Mengambang di Sungai Citarum KBB, Identitas Belum Diketahui

57 tahun lalu

2 Begal di KBB Ditangkap usai Rampas Motor dan Lukai Korban Perempuan

57 tahun lalu

Sonya Fatmala Jadi Ketua KORMI KBB, Janji Majukan Olahraga Rekreasi

57 tahun lalu

Wamendag Terkejut Temukan MinyaKita Dijual di Atas HET saat Sidak Pasar KBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal