Pemkab Sukabumi Tetapkan Status Darurat Pascabanjir Bandang

Felldy Aslya Utama
Tim gabungan menangani banjir bandang yang melanda 3 kecamatan di Sukabumi. (Foto dok BNPB).

Tim gabungan menyusun rencana lanjutan untuk mencari korban hilang dengan membentuk 12 tim dan perluasan titik pencarian. Sedangkan korban luka, 10 warga telah dirujuk di rumah sakit setempat.

Data sementara per Selasa (22/9), pukul 23.00 WIB, BPBD Sukabumi mencatat tiga kecamatan terdampak dengan 11 desa dan 11 kampung. Total keluarga terdampak berjumlah 133 Kartu Keluarga/431 jiwa, dan mereka juga mengungsi.

Banjir ini juga mengakibatkan rumah rusak berat 47 unit, rusak sedang 41 unit, rusak ringan 45 unit, dan 5 jembatan rusak berat.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca wilayah Provinsi Jawa Barat untuk hari ini, 23 September 2020, masih berpotensi hujan dengan disertai kilat atau petir dan angin kencang. Masyarakat diimbau selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi seperti angin kencang atau angin puting beliung, banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
19 hari lalu

NTT Diguncang 7.029 Gempa Susulan, BNPB Minta Warga Waspada hingga September

19 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai

20 hari lalu

Viral Camat Protes Bantuan Gempa, Pemkab Manggarai Timur Buka Suara

21 hari lalu

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 91 Orang, 1.286 Luka-Luka

24 hari lalu

BNPB: Kekeringan Landa Klaten Jateng Berdampak ke 12.946 Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal