Pemprov Jabar Gandeng University of Nottingham Kembangkan Kendaraan Listrik 

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendampingi Presiden Joko Widodo saat peletakan batu pertama proyek pembangunan pabrik baterai listrik di Karawang. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

Dalam LoI, kerja sama mencakup pengembangan model usaha stasiun pengisian kendaraan listrik, implementasi kendaraan listrik, dan pemanfaatan energi terbarukan. Kemudian, peningkatan kapasitas aparatur negara sebagai bagian upaya Pemprov Jabar menurunkan emisi gas rumah kaca. 

Kang Emil berharap, kerja sama dengan University of Nottingham dapat  membantu pengembangan green economy di Jabar. Pihaknya pun berkomitmen membuat kebijakan yang bisa mempermudah penelitian di bidang lingkungan hidup. "Jadi, kami berharap setelah penandatanganan ini, kami ingin melihat kemajuan penelitian," ujarnya. 

Sejalan dengan penandatangana LoI, Kang Emil bersama Presiden Joko Widodo di hari sama meletakkan batu pertama proyek pembangunan pabrik baterai listrik terbesar di Asia Tenggara. Pabrik yang berlokasi di Kabupaten Karawang itu bernilai investasi 1,1 miliar Dollar AS untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik.

"Banyak berita baik yang mau saya bagikan. Pertama, beberapa jam yang lalu, saya menemani Presiden Joko Widodo untuk memulai ground breaking USD1,1 miliar untuk pabrik baterai listrik yang pertama dan terbesar di Asia," tutur Kang Emil. 

"Ini akan dilakukan dua tahun, jadi mudah-mudahan pada tahun 2023 Indonesia akan memproduksi baterai listrik sendiri untuk EV electricity vehicle," ucap Gubernur Jabar. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil: Hari Bersejarah, Jabar Punya Pabrik Baterai Listrik Tercanggih di Asia Tenggara

57 tahun lalu

Bonus Rp1 Miliar Cair! Persib Sebut Hadiah Pemprov Jabar Jadi Pelepas Dahaga

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Matangkan Konvoi Persib Juara, Wagub: Jangan Ada Kerusuhan Lagi!

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Santunan Rp50 Juta Disiapkan

57 tahun lalu

Buntut Viral Bayi Tertukar, RSHS Bandung Didesak Investigasi Kelalaian Perawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal