Pemprov Jabar Gandeng University of Nottingham Kembangkan Kendaraan Listrik 

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendampingi Presiden Joko Widodo saat peletakan batu pertama proyek pembangunan pabrik baterai listrik di Karawang. (Foto: Humas Pemprov Jabar)

Sementara itu, Presiden University of Nottingham UK, Professor Shearer West CBE menyatakan, sebagai sebuah universitas global, pihaknya menyambut baik kerja dengan Pemprov Jabar. Menurutnya, kerja sama yang dibangun merupakan bagian upaya bersama dalam menyelesaikan masalah terbesar dunia, yakni perubahan iklim. 

Dibekali riset berkelas dunia dari tiga kampusnya, University of Nottingham memiliki sumber daya riset yang dapat membantu Jabar mengembangkan infrastruktur kendaraan listriknya. 

Untuk diketahui, pada awal tahun ini, proyek Global Challenge Research Fund oleh University of Nottingham yang dikepalai Dr Bagus Muljadi berkolaborasi dengan Jabar. Kolaborasi mencakup kerja sama untuk membantu mendesain dan mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. Selain itu, membantu meningkatkan pengertian akan batasan dan target reduksi karbon melalui adopsi kendaraan listrik. 

Pada Agustus 2021 lalu, University of Nottingham juga berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik dengan menyusun rekomendasi kebijakan terkait regulasi keamanan berkendaraan listrik.

"Nottingham akan terus berkolaborasi dengan Jawa Barat dalam mengembangkan program pelatihan, dan capacity building yang dapat mendukung reduksi emisi karbon di sektor transportasi," kata Prof Shearar West CBE.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil: Hari Bersejarah, Jabar Punya Pabrik Baterai Listrik Tercanggih di Asia Tenggara

57 tahun lalu

Bonus Rp1 Miliar Cair! Persib Sebut Hadiah Pemprov Jabar Jadi Pelepas Dahaga

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Matangkan Konvoi Persib Juara, Wagub: Jangan Ada Kerusuhan Lagi!

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Santunan Rp50 Juta Disiapkan

57 tahun lalu

Buntut Viral Bayi Tertukar, RSHS Bandung Didesak Investigasi Kelalaian Perawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal