Perajin Mogok Produksi, Tahu dan Tempe Menghilang di Pasaran Kota Bandung

Arif Budianto
Jongko pedagang tahu Cibuntu di Pasar Kosambil kosong. Para pedagang tak mendapatkan suplai tahu tempe lantaran perajin mogok produksi. (FOTO: ARIF BUDIANTO)

BANDUNG, iNews.id - Komoditas tahu dan tempe menghilang di sejumlah pasar tradisional dan warung di Kota Bandung pada Senin (21/2/2022). Komoditas tahu dan tempe tak ada di pasar seiring aksi mogok produksi para perajin tahu dan tempe selama tiga hari. 

Pantauan di Pasar Kesambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, tak tampak ada pedagang yang menjual tahu dan tempe. Jongko yang biasa menjual tahu dan tempe Cibuntu, kosong. 

Ujang, pedagang di Pasar Kosambi mengatakan, para pedagang tahu dan tempe tidak jualan sejak hari ini. Mereka tidak jualan karena perajin tahu mogok produksi sehingga para pedagang tidak mendapatkan suplai komoditas itu. "Kan produsennya enggak produksi. Jadi mereka juga enggak ada yang jualan karena barangnya tidak ada," kata Ujang. 

Menurut Ujang, di Pasar Kosambi Bandung terdapat tiga hingga empat pedagang tahu dan tempe Cibuntu. Mereka dipastikan tidak akan berjualan selama perajin tahu dan tempe mogok produksi.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Meiwan Kartiwa mengatakan, disdagin berkoordinasi dengan asosiasi produsen tahu dan tempe terkait aksi mogok produksi. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Produsen Tahu Tempe Mogok Produksi, Pedagang Ini Beralih Jualan Daun Pisang

57 tahun lalu

Para Perajin Tahu Tempe se-Jabar Mogok Produksi 3 Hari, Begini Suasananya

57 tahun lalu

Tahu Tempe Menghilang di Pasaran, Ibu-ibu di Banyumas Kebingungan

57 tahun lalu

Harga Kedelai Mahal, Pengrajin Tahu Tempe di Kramat Jati Mogok Operasi

57 tahun lalu

Harga Kedelai Meroket, Produsen Tahu Tempe Mogok Produksi di Indramayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal