Perajin Mogok Produksi, Tahu dan Tempe Menghilang di Pasaran Kota Bandung

Arif Budianto
Jongko pedagang tahu Cibuntu di Pasar Kosambil kosong. Para pedagang tak mendapatkan suplai tahu tempe lantaran perajin mogok produksi. (FOTO: ARIF BUDIANTO)

Harapannya aksi mereka segera selesai dan ada solusi terbaik. "Sebenarnya mereka kemarin akan produksi lagi, tapi karena pekerjanya sudah terlanjur pulang kampung, jadi tampaknya mereka akan libur tiga hari, " kata Meiwan Kartiwa.

Diberitakan sebelumnya, para perajin tahu dan tempe se-Jawa Barat mulai menggelar aksi mogok produksi selama tiga hari, Senin-Rabu, 21-23 Februari 2022. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga kedelai.

Mereka mendesak pemerintah memberikan solusi untuk menurunkan harga kacang kedelai. Harga kedelai sudah menembus Rp11.500 per kilogram atau naik Rp3.500 dari awalnya hanya Rp8.000.

Sebanyak 150 perajin tahu dan tempe di sentra tahu Cibuntu, Kota Bandung, kompak berhenti produksi selama tiga hari. Tidak ada aktivitas apa pun, dari pembuatan, pencetakan hingga pengemasan tahu di tempat tersebut. Untuk mengisi waktu, karyawan hanya membersihkan peralatan produksi.

Ketua Paguyuban Tahu Tempe Jabar Zamaludin mengatakan, tidak hanya kacang kedelai, harga kebutuhan produksi tahu tempe, seperti kunyit dan garam pun ikut naik signifikan. "Akibatnya biaya produksi yang besar tidak sebanding dengan pendapatan," kata Zamaludin.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Produsen Tahu Tempe Mogok Produksi, Pedagang Ini Beralih Jualan Daun Pisang

57 tahun lalu

Para Perajin Tahu Tempe se-Jabar Mogok Produksi 3 Hari, Begini Suasananya

57 tahun lalu

Tahu Tempe Menghilang di Pasaran, Ibu-ibu di Banyumas Kebingungan

57 tahun lalu

Harga Kedelai Mahal, Pengrajin Tahu Tempe di Kramat Jati Mogok Operasi

57 tahun lalu

Harga Kedelai Meroket, Produsen Tahu Tempe Mogok Produksi di Indramayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal