Temuan jenazah perempuan ini juga sampai ke telinga keluarga korban. Hasil penelusuran posisi terakhir signal ponsel milik alumni IPB ini berada di Sukabumi. Hal itu semakin menguatkan kecurigaan keluarga korban untuk datang ke Sukabumi. Setelah datang ke sana, ternyata benar jasad perempuan itu Amelia Ulfa (22).
“Kami curiga Amel diculik dan dirampok, kemudian jasadnya dibuang di Sukabumi dan mudah-mudahan Amel bukan korban perkosaan. Karena saat ditemukan barang miliknya hilang seperti handphone, laptop dan lainnya hanya tersisa uang Rp1.000,” katanya.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Dari hasil autopsi dan visum et repertum oleh dokter forensik RSUD R Syamsudin SH, sebelum meninggal korban mengalami kekerasan fisik terlebih dahulu.