Petani Milenial Lembang Sukses di Masa Pandemi, Raup Cuan Ratusan Juta per Bulan

Yuwono Wahyu
Petani milenial yang tergabung dalam Kelompok Tani Agronative Farm Lembang mengemas produk pertanian. (Foto: iNews/Yuwono Wahyu)
Selain diekspor ke Singapura, Kelompok Tani Agronative Farm juga memasarkan produk pertanian secara online. (Foto: iNews/Yuwono Wahyu)

Agronative Farm mengkhususkan diri menanam baby buncis di lahan milik petani yang bergabung. Kelompok tani ini beranggotakan 50 orang dan 5o mitra. Tak hanya itu, warga yang jadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) pun ditampung dan dipekerjakan.

"Peluang untuk memasarkan produk ke luar negeri sangat besar. Wabah virus Corona tak berpengaruh terhadap  produk pertanian," kata Ketua Kelompok Petani Melenial Agronative Farm Dadan Kartiwa.

Dadan menyatakan, selain baby buncis, Agronative juga menanam berbagai jenis sayuran impor lainnya. Seperti tomat cery dan bayam kenzo yang juga dipasok ke pasar dalam negeri.

Selain diekspor ke Singapura, ujar Dadan, baby buncis juga tersedia di sejumlah pasar modern di Jakarta dan Bandung. "Kami bisa meraup omzet antara Rp300 sampai Rp400 juta per bulan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kebakaran Hutan Lindung di Gunung Tangkuban Parahu, 1 Hektare Tanaman Pinus Hangus

22 hari lalu

Tekan Mahalnya Bahan Pokok, Legislator Perindo Marselinus Rintis Program Pertanian Pekarangan Terpadu di Sulteng

1 bulan lalu

Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap, Diduga Rakit Bahan Peledak dan Senjata Api

2 bulan lalu

Sopir Taksi Online Dianiaya Penumpang di Lembang, Pelaku Masih Remaja 15 Tahun

3 bulan lalu

Dedi Mulyadi Tutup Permanen 5 Tambang Batu Kapur di Cipatat-Padalarang KBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal