Soal Deportasi Bule Australia yang Ludahi Imam Masjid, Ini Kata Imigrasi Bandung

Agus Warsudi
Brenton McArthur (lingkaran merah) saat diamankan petugas Imigrasi Khusus Bandara Soetta. (FOTO: ISTIMEWA)

Tersangka Brenton, tutur Kapolrestabes Bandung, telah dua hari mendekam di sel tahanan Makosatreskrim Polrestabes Bandung.

"Sementara kita masih melakukan penahanan di Polrestabes. Nanti kita lihat perkembangan kasusnya. Apakah dilanjutkan ataukah memang ada seperti apa," tutur Kapolrestabes Bandung.

Diketahui, Brenton marah-marah, melontarkan kata-kata tidak pantas dan meludahi M Basri Anwar, imam Masjid Al Muhajir, Bandung, Jumat (28/4/2023) pagi. 

Pria bule yang pernah malakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada 2009 di Kota Bandung itu, diduga terganggu dengan suara murotal ayat suci Alquran yang diputar pengurus Masjid Al-Muhajir di Kompleks Margahayu Raya, Jalan Jupter, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung tersebut.

Seusai melakukan perbuatan tidak terpuji itu, Brenton pergi. Dia ditangkap petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Satreskrim Polrestabes Bandung pada Sabtu (29/4/2023) dini hari.

Setelah diperiksa lebih dari 10 jam, akhirnya Brenton McArthur ditetapkan sebagai tersangka. Namun, Brenton tidak mengakui perbuatannya dan masih menyembunyikan motif marah dan meludahi imam masjid.

Dia disangkakan melanggar Pasal 335 dan 315 KUHPidana, tentang perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan dengan ancaman hukuman 1 tahun 2 bulan penjara.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Pemilu 2024, Ribuan Babinsa-Bhabinkamtibmas Kota Bandung Dikumpulkan di Pusdai

57 tahun lalu

Innalillahi, Korban Tenggelam di Danau Situ Datar Bandung Ditemukan Meninggal 

57 tahun lalu

2 Warga Mainkan Kano lalu Terbalik di Situ Datar Bandung, 1 Hilang Tenggelam

57 tahun lalu

Sarimukti Bermasalah, Eks TPA Cicabe Bandung Kembali Direaktivasi

57 tahun lalu

Bule Australia yang Ludahi Imam Masjid di Buahbatu Bandung Ngaku Mualaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal