Suami Tak Kerja Gara-Gara Covid-19, Banyak Istri di Indramayu Minta Cerai

Toiskandar
Para pemohon perceraian mengantre di Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu, Jabar, Selasa (1/9/2020). (Foto: iNews/Toiskandar)

Suami yang biasanya mencari nafkah dan kehilangan pekerjaan di masa pandemi Covid-19 menjadi salah satu penyebab utama perceraian keluarga. Selain itu, guncangan perekonomian rumah tangga juga menjadi pemicu utama penyebab perceraian meningkat.

“Lebih banyak yang diajukan oleh istri daripada suami. Pemicu perceraian yang paling banyak karena faktor ekonomi. Pihak suami tidak bertanggung jawab dalam masalah nafkah sehingga istri ingin bercerai dengan suami,” katanya.

Salah satu pemohon gugatan perceraian, Ratna Sari mengatakan, dirinya hendak menggugat cerai suaminya. Dia ingin bercerai karena faktor ekonomi yang memburuk selama pandemi Covid-19.

“Saya ingin bercerai karena persoalan ekonomi. Suami saya sudah enggak kerja gara-gara corona. Sebelumnya dia kerja di proyek. Ya mau bagaimana lagi, saya punya anak yang harus dibiayai,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
9 hari lalu

Viral IRT Ngamuk di Kantor Advokat Karawang, Pengadilan Agama dan Peradi Buka Suara

11 hari lalu

Viral! IRT Mengamuk di Kantor Advokat Karawang, Protes Data Pribadi Diduga Dipakai Tanpa Izin

12 hari lalu

Viral! Kecewa Suami Selingkuh, Istri di Ponorogo Hancurkan Rumah dan Toko dengan Alat Berat

28 hari lalu

Ancaman PHK Hantui 4.400 Pekerja Jatim, 2.500 Berasal dari Satu Pabrik

1 bulan lalu

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Dilaporkan Mantan Suami ke Polisi, Kasus Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal