Tak Beri Jatah Preman, Lapak Pedagang di Bandung Dirusak Ormas

Sindonews
Ilustrasi perusakan. (Foto Ist).

BANDUNG, iNews.id - Para pedagang menolak memberikan jatah preman untuk organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Bandung, Jawa Barat. Akibatnya lapak pedagang dirusak tiga anggota ormas.

Kapolsek Ujungberung Kompol Haryadi mengatakan anggota ormas itu merusak lapak pedagang pada Senin (18/5/2020) malam. Mereka kesal karena permintaan jatah preman atau uang keamanan tidak dikabulkan korban.

"Awalnya sih mereka pakai surat permohonan minta sumbangan tapi tidak diberi. Kemudian mereka ngamuk dan menyerang pedagang,” ucap Kapolsek Ujungberung, Kompol Haryadi, Selasa (19/5/2020).

Haryadi mengatakan tidak ada korban jiwa akibat perusakan lapak pedagang itu. Namun barang pedagang rusak dan sejumlah orang di lokasi luka karena dipukul pelaku.

Tiga pelaku yang merusak lapak pedagang itu sudah diamankan petugas. "Tidak ada yang kena luka bacok. Tiga orang yang diamankan itu masih usia muda. Saat ini situasi kembali kondusif," ujar Haryadi. ‎

Saksi mata bernama Rizki (35) mengatakan sebelum peristiwa itu terjadi, warga setempat sedang berjualan pakaian. Tiba-tiba datang sekelompok orang ke lapak dagangan bernama Indra.

Sekelompok orang itu meminta uang keamanan kepada korban. Namun permintaan itu tak dipenuhi oleh Indra. Akibatnya para pelaku mengamuk merusak lapak pedagang.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
18 hari lalu

Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang

18 hari lalu

Tampang Suporter Persija Diduga Pelaku Pelemparan Bus Persib, Tersenyum saat Dibawa Polisi

22 hari lalu

Kapolresta Gowa Turun Tangan usai Kantor Pos Sungguminasa Dirusak, 3 Orang Ditangkap

2 bulan lalu

MI di Gunungkidul Dibakar Orang Tak Dikenal, Siswa Terpaksa Belajar di Masjid

2 bulan lalu

Viral Belasan Pohon di Cikutra Bandung Dikuliti OTK, DLH Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal