Takut Longsor Susulan, Warga 2 Kampung di Geger Bitung Sukabumi Mengungsi

Indra Firdaus
Titik longsor di Kabupaten Sukabumi. (Foto: Istimewa)

Kepala Dusun Suradita Kosasih mengatakan, warga takut terjadi longsor besar karena ada retakan di bukit. Dua kampung ini dihuni oleh 660 jiwa. 

"Warga takut ada longsor susulan yang besar dari atas bukit. Takut yang di bawah ada amblesan, sebab udah ada retakan kurang lebih dari 50 senti (cm) dan panjang hampir 1.500 meter," kata Kosasih.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman mengatakan, hasil Kajian BMKG merekomendasikan warga segera mengungsi. Bahkan BMKG menyebut, Kampung Suradita dan Balekambang sudah tidak layak untuk dijadikan tempat sebagai hunian.

"Nah di awal tahun ini ada keinginan warga untuk mengevakuasi dan mengindahkan harta bendanya. Kami memfasilitasi. Sampai hari ini ada 27 kepala keluarga yang mengevakuasi barang-barang," kata Eka Widiaman.

Warga, ujar Eka, kini telah menempati posko pengungsian sementara. BPBD Kabupaten Sukabumi juga telah menerapkan status siaga darurat pergerakan tanah untuk Kampung Suradita dan Balekambang.

"Yang kami lakukan hanya mengevakuasi, tidak ada rehabilitasi ataupun perbaikan. Kami mengevakuasi warga agar tidak ada kerugian lebih besar, baik harta benda maupun nyawa. Kita kan tidak tau kapan akan terjadi longsor. Makanya 230 warga dari dua kampung harus dievakuasi," ujar Eka.

Eka menuturkan, tidak semua warga mengungsi ke kantor kepala desa dan gedung sekolah dasar. Ada beberapa dari mereka yang mengungsi ke rumah saudaranya. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

Ratusan Burung Langka Disita dari Penangkaran Ilegal di Sukabumi

6 tahun lalu

Gempa 3,3 SR Guncang Sukabumi, Getaran Dirasakan Sebagian Wilayah di Jabar 

1 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 3,1 Guncang Sukabumi Jabar Hari Ini

2 hari lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 27 Juli 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

4 hari lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 25 Juli 2026, Cek Lokasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal