Tradisi Papajar Jelang Puasa di KBB Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Adi Haryanto
Tradisi makan bersama menjelang bulan Ramadan atau diistilahkan Papajar diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). (Foto: iNews.id/Asep Supiandi)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Tradisi Papajar yang dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) setiap kali menjelang memasuki bulan suci Ramadan menjadi salah satu ritual yang masih terjaga hingga kini. Oleh karenanya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), KBB akan mengusulkan tradisi Papajar sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). 

Tradisi ini berupa makan bersama yang melibatkan banyak orang, baik keluarga atau tetangga. Dengan tradisi itu diharapkan dapat memperkaya khasanah warisan budaya leluhur yang tak lekang oleh waktu. 

"Tradisi Papajar masuk Warisan Budaya Tak Berbenda, sudah diusulkan bersama 10 tradisi lainnya termasuk juga wajit Cililin," kata Kepala Bidang Budaya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Hernandi Tismara, Selasa (14/3/2023).

Menurutnya, tradisi Papajar akan diajukan menjadi WBTB dan saat ini sedang menunggu penetapannya. Diharapkan tradisi itu bisa ditetapkan sebagai WBTB, karena Papajar jadi salah satu dari sebanyak 210 tradisi di masyarakat KBB yang akan diusulkan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar dan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tradisi Nyorog Asal Betawi: Berawal dari Sesajen untuk Dewi Sri dan Berkembang Menjadi Ajang Silaturahmi

57 tahun lalu

Ziarah ke Makam Raja Kutai, Bupati Kukar: Tenggarong Punya Ruh Sejarah dan Budaya

57 tahun lalu

Hadiri World Public Relations Forum di Bali, Menkomdigi Promosikan Bhinneka Tunggal Ika

57 tahun lalu

Viral Sopir Bus Diam-Diam Bawa Penumpang Makan di Rumah Mertua saat Lebaran

57 tahun lalu

BOB Kenalkan Sumbu Filosofi kepada 73 Delegasi Asal Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal