Usai Kenaikan BBM, Sopir Angkot di KBB Masih Bertahan di Tarif Lama

Yuwono Wahyu
Sopir angkot dengan sabar menunggu penumpang pelajar di sekitar SPBU Cangkorah, Batujajar, KBB. (Foto: iNews.id/Yuwono Wahyu)


Sementara itu, menurut Ketua Organda KBB, Asep Dedi Setiawan, dengan naiknya harga BBM dirasa sangat memberatkan sopir dan pengusaha angkutan. Namun untuk tarif angkutan hingga saat ini belum naik masih membayar dengan tarif lama.

"Saat ini kan sedang berupaya untuk pemulihan ekonomi. Tiba-tiba BBM naik, tentunya sangat berat bagi kami," kata Asep, Selasa (6/9/2022). 

Di KBB terdapat sekitar 22 trayek, 8.000 angkot, dan 12.000 awak transportasi. Mereka semua berharap pemerintah dapat mengevaluasi tarif lama dengan tarif baru agar sopir angkutan tidak mengalami kerugian.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tuntut Penyesuaian Tarif, Sopir Angkot di Purwakarta Sweeping Angkutan Umum

57 tahun lalu

Kenaikan BBM April 2026, Pemerintah Pastikan Belum Ada Penyesuaian Harga

57 tahun lalu

Penyaluran Dana BSU, 250 Honorer Pemda KBB Terima Kompensasi Kenaikan BBM

57 tahun lalu

Tak Tunggu SK Bupati, Ongkos Angkot di KBB Naik 30 Persen, Ini Tarif Barunya

57 tahun lalu

Dampak BBM Naik, Ganjar Prioritaskan Rancangan Perubahan APBD Jateng untuk Bansos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal