Usul Nyeleneh Dedi Mulyadi, Maling di Bawah Rp10 Juta tak Dipenjara tapi Masuk Barak

Donald Karouw
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menghadiri pengukuhan masyarakat adat di Majalengka. (Foto: ist)

Naon sababna, biaya pemeriksaanana, biaya penyidikanana, biaya penuntutanana, sidangnya, biaya penjarana leuwih mahal dibanding nu dipalingna (Apa sebabnya, karena biaya pemeriksaan, penyidikan, penuntutat hingga di penjara lebih mahal dibanding barang yang dicuri,” kata Dedi.

Karena itu, kata dia, daripada maling kecil dipenjara lebih baik dibina di barak militer. Sehingga, dengan program tersebut diharapkan bisa megurai persoalan utama kasus-kasus pencurian kecil yakni kemiskinan.

Kepada ratusan warga Majalengka yang hadir, Dedi Mulyadi berpesan agar merawat budaya melestarikannya kepada generasi penerus. Apalagi perihal menjaga lingkungan, itu menjadi komitmen Pemdaprov di masa kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendorong pelestarian lingkungan dan budaya," ujar Dedi Mulyadi.

Karena itu, Dedi Mulyadi mengajak seluruh warga Majalengka menjaga sawah, perkebunan, dan aliran sungainya agar tetap bersih.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
23 hari lalu

Viral Nakes RSUD Tasikmalaya Hujat Pasien BPJS di Medsos, KDM Desak Sanksi Tegas

28 hari lalu

Sayembara Begal Dedi Mulyadi Dikritik, Pengamat Unpad: Bisa Picu Aksi Anarkistis

29 hari lalu

Ambil Alih Teras Cihampelas, Dedi Mulyadi Segera Bongkar Aset Peninggalan Ridwan Kamil

1 bulan lalu

Buat Sayembara Tangkap Begal Rp50 Juta, Kang Dedi Ungkap Syarat Utamanya

1 bulan lalu

Ini Alasan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Berhadiah Tangkap Pelaku Kejahatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal