Setelah video beredar, polisi menyelidiki untuk mengetahui identitas dan keberadaan kedua remaja tersebut. Dalam waktu 2 hari, petugas berhasil menemukan keduanya di sebuah kos-kosan di Jakarta Barat.
"Kapolres beri perintah malam itu dan dalam 2 hari pelaku ditangkap di Jakarta Barat, di kos-kosan," katanya.
Setelah diamankan, kedua remaja menjalani pemeriksaan oleh polisi. Maryanto mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya positif HIV.
"Setelah diperiksa, ternyata pelaku tersebut positif HIV," ucapnya.
Maryanto menegaskan perkara tersebut kini ditangani Polres Bogor untuk proses hukum lebih lanjut.
"Kasusnya sudah ditangani Polres Bogor," ujarnya.
Sementara itu, video yang beredar luas di media sosial juga mendorong sebagian warga Kabupaten Bogor menggelar aksi penolakan terhadap LGBT. Warga menggelar deklarasi di Terminal Lewi Liang sebagai bentuk keresahan atas beredarnya video tersebut.
Polisi masih mendalami perkara tersebut, termasuk memastikan rangkaian kejadian serta proses hukum terhadap kedua remaja yang telah diamankan.