Warga Padalarang KBB Resah Terkena Bencana, Imbas Blasting Terowongan Kereta Cepat

Adi Haryanto
Warga menunjukkan retakan dinding rumah akibat getaran saat blasting pembuatan terowongan di Gunung Bohong yang dikhawatirkan berimbas terhadap struktur tanah yang bisa mengakibatkan longsor atau ambles. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

"Surat warga telah direspons dengan adanya perwakilan dari kementerian yang datang langsung ke rumah-rumah warga," kata pria yang akrab disapa Rudi ini. 

Dia menyatakan, warga RW 13 meminta pemerintah untuk melakukan kajian ulang mengenai kondisi permukiman mereka setelah adanya aktivitas blasting yang dilakukan sejak tahun 2019. Warga ingin mengetahui apakah pemukiman yang ditinggali selama puluhan tahun itu aman atau tidak untuk ditinggali.

Sebab struktur tanah yang warga tinggali kini cukup mengkhawatirkan. Warga takut sewaktu-waktu terjadi longsor atau tanah amblas, apalagi sebelumnya tercatat ada sekitar 340 kali ledakan dari pembuatan tunnel di Gunung Bohong yang menimbulkan getaran dan berpengaruh ke struktur tanah. 

"Jika hasil kajian aman, ya kami senang. Tapi tolong juga perbaiki rumah warga yang terdampak getaran blasting, dan bagaimana penguatan tanahnya. Kemudian kalau hasilnya tidak aman, bagaimana soulisnya, supaya warga tenang," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembangunan Stasiun Walini Dibatalkan, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Hanya Lewat 4 Stasiun

57 tahun lalu

Jadi Pemimpin Konsorsium Kereta Cepat Jakarta-Bandung, KAI Tunggu Pengalihan Saham

57 tahun lalu

Canggih, Ini Penampakan Bantalan Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung

57 tahun lalu

Kementerian BUMN: Tak Ada Potensi Korupsi di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

57 tahun lalu

Jadi Ketua Komite Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini 4 Fokus Menko Luhut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal