Farhan menyebut terdapat sejumlah kasus yang mendapat penanganan di rumah sakit. Dia mengatakan pemerintah akan terus memantau perkembangan kasus Influenza A di wilayahnya.
"Super flu di Kota Bandung ada beberapa ya. Kalau kita lihat di rumah sakit ada yang diisolasi," katanya.
Untuk mencegah penyebaran, Farhan mengingatkan masyarakat agar segera memeriksakan diri jika mengalami gejala flu. Dia juga meminta orang tua tidak memaksakan anak yang sedang sakit untuk tetap mengikuti kegiatan sekolah.
"Untuk warga bila ada yang sakit flu jangan anggap remeh. Kalau anak-anak flu jangan sekolah dulu, ke dokter dulu, persis seperti Covid," ucapnya.
Di tengah peningkatan kasus tersebut, kunjungan ke IGD RSUD Bandung Kiwari tercatat mencapai 2.860 pasien selama periode 1-21 September 2026. Dari jumlah tersebut, 61 persen pasien melanjutkan perawatan di ruang rawat inap, sedangkan 31 persen lainnya diperbolehkan menjalani rawat jalan.