2 Alasan Pemprov Jateng Kaji Usulan 6 Hari Sekolah SMA dan SMK

iNews
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin. (Foto: iNews).

SEMARANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) masih mengkaji rencana penerapan enam hari sekolah. Kajian ini untuk tingkat SMA dan SMK. 

Wakil Gubernur (Wagub) Jateng Taj Yasin mengatakan, kebijakan ini belum final karena masih dalam tahap sosialisasi serta pengumpulan masukan dari pakar, kampus dan masyarakat.  

Dalam rapat tertutup bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta kelompok kerja dari universitas dan pakar pendidikan, Taj Yasin menjelaskan bahwa usulan ini sudah lama disampaikan kepadanya, terutama dari daerah kabupaten.  

Menurutnya ada dua alasan utama di balik usulan tersebut, yaitu banyak orang tua di daerah yang bekerja enam hari dalam seminggu, sehingga pola sekolah diharapkan selaras dengan jadwal kerja mereka.  

Kemudian, perkembangan sosial masyarakat yang kini lebih banyak berinteraksi lewat gawai dibandingkan tatap muka, sehingga interaksi fisik antarsiswa dinilai semakin berkurang.  

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Prabowo Minta Pelajar Tak Sambut di Pinggir Jalan saat Kunjungan: Biarkan Mereka Belajar

12 hari lalu

Bobol 5 Sekolah, Komplotan Pencuri di Padang Pariaman Raup hingga Rp303 Juta

1 bulan lalu

Kabar Baik! Denda Pajak Kendaraan dan Progresif di Jateng Dibebaskan Mulai 21 September

2 bulan lalu

2 Bocah di Bangkalan Satroni Sekolah, Embat Uang Rp1,5 Juta hingga Makan di Ruang Guru

2 bulan lalu

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Siswa di Lampung Selatan Belajar Daring

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal