2 Mantan Bupati Ini Sebut Taufik Kurniawan Minta Kompensasi Dana DAK

Ahmad Antoni
Mantan Bupati Purbalingga M tasdi ikut dihadirkan sebagai saksi dalam kasus suap DAK yang menyeret Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. (Foto: Dok.iNews.id)

SEMARANG – Dua mantan bupati dihadirkan sebagai saksi dalam siding kasus dugaan suap Wakil Ketua DPRTaufik Kurniawan di Pengadilan TipikorSemarang, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019). 

Kedua saksi itu yakni, mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad dan mantan Bupati Purbalingga M Tasdi. Mereka memberikan keterangan terkait pemberian suap yang dimulai dari kebutuhan anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) APBN tahun anggaran 2016.

Dalam keterangannya, Yahya Fuad mengungkapkan bahwa kasus tersebut bermula saat Kabupaten Kebumen membutuhkan dana untuk pelaksanaan proyek perbaikan jalan rusak di awal masa jabatannya. "Setelah dilantik ternyata banyak keluhan soal jalan rusak, sementara APBD 2016 sudah disahkan," ungkap Yahya.

Selanjutnya, Yahya berusaha mencari sumber dana untuk pembangunan infrastruktur itu mulai dari pemerintah provinsi, pusat, hingga para legislator yang berasal dari daerah pemilihan Kebumen. "Ada tujuh anggota DPR dari dapil Kebumen, termasuk terdakwa (Taufik Kurniawan)," ucapnya.

Dia mengungkapkan, jika terdakwa telah menawarkan bantuan untuk pengalokasian DAK melalui perubahan APBN 2016 sebanyak Rp100 miliar. Dari alokasi DAK tersebut, lanjut Yahya, terdakwa meminta kompensasi sebesar lima persen atas anggaran yang akan diusahakannya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
11 hari lalu

Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Mahrus Ali Ditahan KPK Kasus Suap Pokmas

16 hari lalu

Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Didakwa Gratifikasi Rp2,8 Miliar dan Atur Proyek

17 hari lalu

Jelang Sidang Kasus Dugaan Korupsi PT BDS Memanas hingga Nyaris Baku Hantam

26 hari lalu

Seru! Siswa Baru SMP di Semarang Berebut Bangku Terdepan saat MPLS

29 hari lalu

Eks Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis Divonis 9 Tahun Penjara Korupsi Rp86 Miliar Gedung Setda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal