Banjir Solo Surut, Tanggap Darurat 14 Hari Tetap Diberlakukan

Antara
Ahmad Antoni
Personel Brimob saat mengevakuasi warga terdampak banjir Solo. (Istimewa)

"Perhatikan kebutuhan dasar masyarakat, harus segera dipenuhi setiap terjadi bencana, bisa dengan memanfaatkan dana belanja tidak terduga atau sumber lain yang dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Sementara, warga Joyotakan yang sebelumnya mengungsi di sekolahan negeri setempat, sudah kembali ke rumah untuk bergotong-royong membersihkan jalan dan rumahnya dari sisa sampah yang terbawa banjir beberapa waktu lalu.

Warga yang mengungsi sudah kembali semua ke rumah masing-masing, bergotong-royong membersihkan rumah, dan mengumpulkan sampah. Sampah kemudian dibawa truk dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surakarta.

Dia menjelaskan banjir di Joyotakan yang terjadi sejak Kamis (16/2) petang, air naik cukup cepat hingga kedalaman sekitar 170 meter, sehingga ratusan warga mengungsi di tempat yang aman. “Alhamdulillah banjir sudah surut dan warga sudah kembali ke rumah,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
9 hari lalu

Wapres Gibran Datang ke SMAN 1 Barus Tapteng, Pastikan Pemulihan Pendidikan Pascabencana

12 hari lalu

Karhutla Meluas, Pemprov Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat hingga 29 September

28 hari lalu

Tanggap Darurat Gempa NTT Ditetapkan Hingga 3 Bulan, 51 Tewas dan 5.900 Mengungsi

29 hari lalu

Kepala BNPB Ungkap Prioritas Penanganan Gempa NTT, Masih Ada Korban Terjebak Reruntuhan

1 bulan lalu

Ratusan Hotspot Bermunculan, Kotim Berlakukan Tanggap Darurat Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal