Hasil pemeriksaan awal menunjukkan, adanya dugaan kerusakan atau bagian konstruksi yang keropos di bawah bendungan. Meski demikian, BBWS Brantas masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab ambrolnya Bendungan Pacar.
Ambrolnya Bendungan Pacar berdampak langsung terhadap sistem pengairan lahan pertanian di wilayah sekitar. Pasokan air untuk sekitar 935 hektare lahan pertanian kini terganggu.
Lima desa terdampak akibat terganggunya aliran air tersebut, yakni Desa Pelem, Wates, Pojok, Tanggung dan Ngranti. BBWS Brantas masih melakukan penanganan dan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui tingkat kerusakan serta langkah yang diperlukan agar kebutuhan air untuk lahan pertanian dapat kembali terpenuhi.