Bertambah 7 Orang, Korban Pencabulan Pengasuh Ponpes di Batang Jadi 22 Santriwati

Eka Setiawan
Tersangka pencabulan santriwati saat dihadirkan dalam gelar kasus. (Antara)

SEMARANG, iNews.id –Polda Jateng menyebut korban dugaan perkara pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur oleh pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Minhaj Batang, Wildan Mashuri, bertambah 7 orang. Sehingga total korban menjadi 22 santriwati.

“Hingga kemarin, jumlah keseluruhan korban adalah 22 santriwati,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Jumat (14/4/2023) malam.

Rinciannya, sebut Iqbal: 15 santriwati saat laporan awal, 2 orang melapor pada Selasa 11 April 2023, Rabu 12 April 2023 ada 2 orang lagi yang melapor dan pada Kamis 13 April 2023 ada 3 santriwati lagi yang melapor.  

Iqbal mengatakan Satuan Reskrim Polres Batang telah melakukan pemeriksaan terhadap para korban yang melapor. Kategorinya; 17 orang mengalami persetubuhan, 4 pencabulan dan 1 orang lagi belum dilakukan visum.  

“Upaya Polres Batang memberikan pendampingan terhadap korban yang masih anak-anak, bekerja sama dengan dinas terkait melaksanakan trauma healing kepada para korban,” lanjutnya.  

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
22 jam lalu

Mutasi di Polda Jateng, Ini Daftar Lengkap 6 PJU dan 16 Kapolres yang Sertijab

2 hari lalu

7 Perempuan di Jateng Jadi Korban Deepfake AI, Semuanya Alumni SMAN 1 Cepu

2 hari lalu

Siswi SMP di Lampung Utara Bongkar Tabiat Bejat Ayah, Dicabuli saat Ibu Jadi TKW

5 hari lalu

Oknum Kades di Bengkulu Utara Ditahan, Jadi Tersangka Pencabulan Siswi SMK

6 hari lalu

Suami Guru ASN Tanjungbalai Jadi Tersangka Pencabulan Murid SD, Terancam Penjara 9 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal