BMKG Sarankan Petani Rekayasa Komoditas untuk Siasati Perubahan Iklim

Nani Suherni
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, saat membuka Sekolah Lapang Iklim di Desa Jogoyasan, Kecamatan, Ngablak, Kabupaten Magelang, Senin (3/8/2020). (Foto: Dok Humas BMKG)

Dia menyebut informasi terkait prediksi dan prakiraan cuaca serta peringatan dini cuaca ekstrem dapat diterima secara real time melalui aplikasi Info BMKG. Para petani dan penyuluh pertanian lanjut Dwikorita, dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk mengantisipasi dan meminimalkan kerugian akibat salah tanam.

“Di sana anda bisa melihat prakiraan cuaca untuk tujuh hari kedepan seperti apa, suhu udaranya berapa, hujannya bagaimana, kecepatan anginnya, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Dwikorita berharap petani dan penyuluh dapat memaksimalkan teknologi digital dalam mengantisipasi perubahan iklim terhadap kelangsungan pertanian.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
6 jam lalu

Gempa Dangkal M4,8 Guncang Saburaijua NTT, Berpusat di Laut

12 jam lalu

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

1 hari lalu

Gempa Dangkal M 4,2 Guncang Nagekeo NTT

1 hari lalu

6 Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Grobogan Tinggalkan Pekerjaan demi Antre Air Bersih

2 hari lalu

Update Gempa Dangkal M 4,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Bima

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal