BPOM Temukan Sejumlah Makanan Mengandung Zat Aditif di Batang

Antara
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang Sandra Linthin pada acara sosialisasi keamanan pangan di Batang, Rabu (6/7/2022). (ANTARA/Kutnadi)

Dikatakan, keamanan dan mutu pangan yang beredar di masyarakat perlu dilakukan pembinaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pengawasan aktif oleh organisasi perangkat daerah terkait.

"Oleh karena itu, semoga kegiatan sosialisasi keamanan pangan berbahaya di Kabupaten Batang bisa saling bersinergi dengan organisasi perangkat daerah terkait yaitu Disperindagkop, Satpol PP, Diskominfo, dan Dinas Kesehatan," katanya.

Menurut Sandra, sistem pengawasan diawali dari pemerintah yang mempunyai aturan dan pedoman untuk melakukan sosialisasi pada masyarakat atau pedagang agar ada jaminan kesehatan.

Selain itu, berikan pengetahuan kepada pelaku usaha penyedia makanan agar tidak membuat produk makanan dengan menggunakan bahan zat kimia yang berbahaya.

"Jika ada temuan bahan makanan berbahaya, kami akan melakukan pembinaan pada penjual dan produsen agar tidak menjual bahan makanan yang berbahaya. Namun, jika skalanya besar, maka akan ditindak dengan tegas oleh instansi yang berwewenang," katanya.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
8 hari lalu

Kepala SPPG di Batang Dicopot usai Keracunan Massal Penerima MBG

8 hari lalu

SPPG Bawang Batang Ditutup Imbas Ratusan Siswa dan Orang Tua Keracunan MBG

9 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Polisi Periksa 2 Saksi 

9 hari lalu

276 Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Masih Dirawat, 41 Pasien Ditangani di Lorong RS

9 hari lalu

Update Keracunan MBG di Batang, Korban Bertambah jadi 287 Siswa dan Orang Tua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal