Budi Daya Jangkrik di Tengah Pandemi, Warga Boyolali Ini Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Tata Rahmanta
Eko Bambang Setiawan, warga Kopen Teras, Kabupaten Boyolali sukses budi daya jangkrik dengan menghasilkan jutaan rupiah per bulan. (IST)

Saat ini dia telah memiliki empat kotak jangkrik. Dua kotak siap panen sedangkan dua kotak masih menunggu 20 hari lagi, karena usia jangkrik masih 10 hari.

Dia menyebutkan, jangkrik dipanen setiap bulan dan tiap kotak mampu menghasilkan 30 kilogram jangkrik dengan harga per kilogram Rp25.000 hingga Rp30.000. Bahkan di saat harga bagus, harga jangkrik bisa mencapai Rp40.000 per kilogram.

“Budi daya jangkrik relatif mudah, awalnya siapkan kotak kayu, masukkan daun pisang kering sebagai media penetas telur jangkrik, kemudian masukkan seperempat kilo telur jangkrik yang dibeli dengan harga Rp25.000. Tak sampai seminggu telur telur akan menetas,” katanya.

Selain mudah dalam perawatan, kata dia, permintaan jangkrik di pasaran masih tinggi. Bahkan tanpa harus menawarkan pengepul dari Boyolali maupun Klaten sudah berdatangan.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

Detik-Detik Pemotor Tewas usai Ditabrak Truk Boks hingga Terbakar di Boyolali

6 hari lalu

Kecelakaan Maut di Boyolali, Pemotor Tewas usai Tertabrak Truk Boks hingga Terbakar

13 hari lalu

Truk Trailer Jatuh ke Jurang 15 Meter di Boyolali, Sopir Tewas Terjepit

1 bulan lalu

Tambang Ilegal Lereng Merapi Dibongkar, Kades di Boyolali Jadi Tersangka

1 bulan lalu

Rekonstruksi Sate Beracun di Boyolali, Menantu Peragakan 40 Adegan saat Habisi Mertua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal