Cerita Penumpasan Antek PKI di Jawa Tengah dan Strategi Brigjen TNI Surjo Sumpeno

SM Said
Aksi Gerakan 30 September PKI di Jawa Tengah ditandai saat RRI Semarang pada 1 Oktober 1965 memberitakan terbentuknya Dewan Revolusi Jawa Tengah. (Defile Pasukan TNI/ Foto Pusat Persenjataan Dan Sejarah Militer)

Atas perintah Pangdam timbunan tanah dibongkar pada 21 Oktober 2017. Lalu pada pukul 07.00 WIB, jenazah kedua pimpinan Korem 072 tersebut dapat diangkat.

Selanjutnya dengan iring-iringan kendaraan yang didahului dengan dua buah panser dan pengawal RPKAD, kedua jenazah dibawa ke Kesehatan Korem 072 untuk diautopsi oleh team dokter yang dipimpin Kol Sutarto.

Dengan diketemukannya jenazah Danrem 072 dan Kasrem 072 tersebut, masyarakat Yogyakarta khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya meluap amarahnya terhadap G 30 S/PKI.

Tanggal 20 Oktober 1965, Panglima selaku Pepelrada Jateng/DIY mengeluarkan keputusan tentang pembekuan kegiatan PKI, Baperki, dan ormas-ormas lainnya di bawah naungan PKI.

Sebelumnya Mayor Muljono Ketua Dewan Revolusi Yogyakarta yang memerintahkan pembunuhan terhadap Danrem dan Kasrem 072 Pamungkas tertangkap di Kelurahan Karanggeneng, Boyolali pada 18 Oktober 1965.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 hari lalu

Densus 88 Tangkap Pemuda di Solo Diduga terkait Terorisme, Keluarga Minta Penjelasan

17 hari lalu

Kekeringan Landa 3 Daerah di Jateng, Lebih dari 20.000 KK Kekurangan Air Bersih

25 hari lalu

Kebakaran Lahan di Pinggir Tol Pejagan-Pemalang, Pengendara Diimbau Waspada

25 hari lalu

Perempuan Korban Jambret di Semarang Melawan, 3 Pelaku Diamuk Warga hingga Motor Dibakar

25 hari lalu

Kecelakaan Beruntun Truk Tangki Tabrak 2 Kendaraan di Magelang, 6 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal