Desa di Kendal Ini Sukses Budi Daya Perikanan Air Tawar, Hasilkan 300 Ton per Tahun

Eddie Prayitno
Budi daya perikanan air tawar di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Foto: iNews/Eddie Prayitno.

“Dengan sistem kolam terpal, air yang digunakan mudah dan tidak lagi takut tercemar. Sumber daya air yang semakin keruh dan sulit, sehingga kini lebih banyak yang menggunakan kolam terpal,” kata salah satu peternak ikan lele, Kholidin, Senin (27/6/2022).

yang paling menguntungkan lagi, dengan sistem kolam terpal menghemat biaya. Sebab untuk memanen ikan tidak membutuhkan banyak orang. Bahkan satu orang bisa memanen sendiri di kolam terpal. 

“Kalau dulu saat masih kolam tanah, harus butuh lebih dari tiga orang,” ucapnya. 

Dikatakannya, budi daya ikan lele membuat kesejahteraan masyarakat mulai meningkat. Hasil panen dipasarkan hampir ke seluruh wilayah di Jawa Tengah. Meski demikian, kendala yang sering dihadapi adalah pakan ikan yang tidak menentu.  

Sekretaris Desa Tambaksari Mahmud mengatakan, budi daya ikan yang dilakukan puluhan warga telah menghasilkan 300 ton per tahun. Setiap kali panen, bisa mencapai 1 ton. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
13 hari lalu

Gandeng Kementan, Agrijurno Latih 135 Jurnalis dan Mantan Jurnalis Bisnis Ayam Petelur

14 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

18 hari lalu

Kecelakaan di Kendal, Pemotor Tewas usai Hilang Kendali Hantam Pembatas Jalan

19 hari lalu

BGN Buka Suara soal Temuan Mayat Terborgol di Kendal, TKP Bukan Gedung SPPG

20 hari lalu

Sopir Truk Jungkit yang Mogok Usai Terlibat Tabrakan Maut di Pantura Kendal Belum Ditemukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal