Diterjang Arus Sungai, Jembatan Berusia Ratusan Tahun di Grobogan Roboh

Rustaman Nusantara
Jembatan Teyeng di Desa Dapurno, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan yang roboh diterjang arus Sungai Lusi. Foto: iNews/Rustaman Nusantara.

Setelah Belanda meninggalkan Indonesia, jalur ini mangkrak dan tidak digunakan lagi untuk aktivitas perkeretaapian. Warga lalu merubah jembatan ini menjadi jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Wirosari dan Kecamatan Kradenan. 

Jembatan mengalami kerusakan dan lapuk di seluruh lantainya yang terbuat dari kayu jati. Sementara, tiang penyangga yang berdiri di tengah sungai tergerus aliran air. 

Setelah jembatan roboh, warga Desa Dapurno di Kecamatan Wirosari, dan Desa Tanjungsari di Kecamatan Kradenani harus memutar melewati jembatan baru untuk beraktivitas. Waktu tempuh menjadi dua kali lipat lebih lama. 

Warga sangat menyayangkan atas robohnya jembatan peninggalan zaman Kolonial Belanda tersebut. Sebab cerita dan sejarah Jembatan Teyeng menjadi sirna. Sebelum roboh, Jembatan Teyeng selalu dibanjiri anak-anak muda untuk foto prewedding, refreshing, dan berswafoto setiap hari. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
17 hari lalu

Lupa Matikan Tungku Kompor, 3 Rumah di Grobogan Hangus Dilalap Api

17 hari lalu

Kecelakaan di Grobogan, Truk Tangki Damkar Terbalik saat Melaju ke TKP Kebakaran

23 hari lalu

3 Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Grobogan Saling Serobot Bantuan Air Bersih

31 hari lalu

Anak Buang Puntung Rokok Picu Kebakaran Rumah, Ibu Tewas Terjebak Api di Grobogan

1 bulan lalu

Heboh Pernikahan Sultan di Grobogan, Maskawin Ekskavator hingga 2 Mobil Mewah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal