Diterjang Arus Sungai, Jembatan Berusia Ratusan Tahun di Grobogan Roboh

Rustaman Nusantara
Jembatan Teyeng di Desa Dapurno, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan yang roboh diterjang arus Sungai Lusi. Foto: iNews/Rustaman Nusantara.

Setelah Belanda meninggalkan Indonesia, jalur ini mangkrak dan tidak digunakan lagi untuk aktivitas perkeretaapian. Warga lalu merubah jembatan ini menjadi jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Wirosari dan Kecamatan Kradenan. 

Jembatan mengalami kerusakan dan lapuk di seluruh lantainya yang terbuat dari kayu jati. Sementara, tiang penyangga yang berdiri di tengah sungai tergerus aliran air. 

Setelah jembatan roboh, warga Desa Dapurno di Kecamatan Wirosari, dan Desa Tanjungsari di Kecamatan Kradenani harus memutar melewati jembatan baru untuk beraktivitas. Waktu tempuh menjadi dua kali lipat lebih lama. 

Warga sangat menyayangkan atas robohnya jembatan peninggalan zaman Kolonial Belanda tersebut. Sebab cerita dan sejarah Jembatan Teyeng menjadi sirna. Sebelum roboh, Jembatan Teyeng selalu dibanjiri anak-anak muda untuk foto prewedding, refreshing, dan berswafoto setiap hari. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kronologi Pemotor Wanita Tewas Tertimpa Videotron di Majalengka

7 hari lalu

Massa PWI LS Geruduk Pengajian dan Selawatan di Grobogan Berujung Ricuh

10 hari lalu

Pemuda di Grobogan Perkosa Nenek 90 Tahun, Ditangkap usai Tepergok Anak Korban

16 hari lalu

Ratusan Oknum Pesilat Bentrok dengan Warga di Grobogan, 11 Orang Ditangkap

29 hari lalu

Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal