DIY Tak Larang Warga Mudik, Sri Sultan: Masa Mulih Ora Oleh

Kuntadi
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (Foto: Pemda DIY)

“Ketika beban di Jakarta bebannya berat, kemudian mulih (mudik). Masak mulih ora oleh (tidak boleh),” katanya.

Sultan mengaku sudah menyampaikan harapan kepada presiden untuk lebih jelas dan transparan wilayah mana yang menjadi zona merah. Ini penting agar bisa diantisipasi, pemudikd ari wilayah itu, atau yang akan bepergian ke tempat itu untuk diantisipasi.  

“Selama ini tahunya hanya Jakarta dan sekitarnya. Tidak pernah tahu mana saja,” ujarnya.

Sultan memastikan tidak ada gubernur di Jawa yang menolak pendatang. Hanya butuh kejelasan agar memudahkan mengatur.

Jangan sampai pemudik dari zona merah justru menyebarkan Corona di desa. Hal itu justru hanya akan memindahkan virus saja. Begitu tahu dari zona akan memudahkan dalam pengaturan. Termasuk mengantisipasi kendaraan dari wilayah tersebut. “Ini sangat perlu, untuk memutus penyebaran virus,” ucapnya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
9 hari lalu

Sidang Kasus Daycare Little Aresha, 11 Pengasuh Menangis Minta Keringanan Hukuman

26 hari lalu

Kasus Pungli Parkir Foodtruck Bolosego di Alkid Jogja Dihentikan, Ini Alasannya

31 hari lalu

Detik-Detik Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Sempat Terdengar Letupan

31 hari lalu

Kebakaran Hamzah Batik Malioboro di Yogyakarta, Api Membesar dari Lantai Atas

2 bulan lalu

Kuota Pertalite Dibatasi, Pengemudi Ojol di Jogja Kelimpungan Cari BBM Bersubsidi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal