Namun, temuan tersebut belum dapat menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian Sutrimo.
Tim forensik juga mengambil sampel swab setelah mendapat informasi bahwa Sutrimo sempat mengeluarkan cairan dari hidung dan mulut saat meninggal.
"Pada waktu kami ekshumasi tadi sudah tidak ada, tetapi kami mencoba mengambil swab untuk pemeriksaan laboratorium. Kita tunggu hasil laboratorium tersebut," ucapnya.
Selain swab, sejumlah bagian tubuh yang ditemukan memiliki kelainan turut diambil untuk pemeriksaan. Sampel tersebut termasuk kulit serta organ dalam seperti lambung dan jantung.
Seluruh sampel akan diperiksa di laboratorium untuk mencari petunjuk medis yang dapat membantu menentukan penyebab kematian.