Faktor Ekonomi Diduga Jadi Pemicu Ibu di Boyolali Aniaya Anak hingga Tewas

Tata Rahmanta
Tersangka Siti Wakidah alias Ida, diperiksa petugas Satuan Reskrim Polres Boyolali, Jateng, karena diduga menganiaya anaknya hingga tewas, Selasa (16/7/2019). (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id – Tindakan sadistis yang dilakukan Siti Wakidah alias Ida, warga Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Boyolali menganiaya anaknya, Fadly (6) hingga tewas diduga dipicu faktor ekonomi.

Fadly mengembuskan napas terakhirnya akibat mengalami luka di sekujur tubuh. Korban dipukul, dicubit dan kepalanya dibenturkan pelaku yang tak lain ibu kandungnya ke tembok.

Tetangga pelaku, Riyadi mengaku, tidak menyangka tersangka bisa berbuat nekat dan sadis terhadap anaknya sendiri. Selama ini, pelaku dikenal sebagai perempuan yang tertutup dan tidak pernah bersosialisasi dengan tetangga.

“Dia tinggal di rumah bersama suami dan empat anaknya yang masih kecil dan sering rewel. Itu yang diduga menjadi pemicu emosi tersangka sehingga tega menganiaya korban,” katanya, Kamis (18/7/2019).

Kasatreskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan faktor ekonomi diduga menjadi pemicu utama tersangka Ida tega menganiaya anaknya hingga tewas. “Pemicu utama diduga masalah ekonomi, tapi kami akan melakukan tes kejiwaan terhadap tersangka untuk memperjelas hal tersebut,” katanya. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 hari lalu

2 Pelaku Penganiayaan di Luwu Ditangkap Polisi, Korban Ditebas Samurai hingga Luka Parah

9 hari lalu

Viral Pertengkaran Emak-Emak di Bangkalan Berujung Penganiayaan di Depan Anak

9 hari lalu

Kakek di Sampang Pukul Tetangga Pakai Linggis hingga Tewas, Diduga Dendam soal Ilmu Hitam

14 hari lalu

Taufik Hidayat Diadili, Sidang Perdana Digelar Tertutup di PN Bandung

19 hari lalu

3 Pelaku Penganiayaan Maut di Basaan Ditangkap di Manado, Diduga Hendak Kabur 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal