Gagal Panen, Petani di Purbalingga Cabuti Tanaman Cabai yang Membusuk

Catur Edi Purwanto
Petani mencabuti tanaman cabai busuk akibat melonjaknya harga cabai di pasaran yang belum dirasakan dampak keuntungannya. (iNews/Catur Edi Purwanto)

Kenaikan harga cabai yang mencapai Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram tak ikut dinikmati oleh petani. Harga cabai di tingkat petani di Purbalingga saat ini hanya sebesar Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

“Kami enggan untuk memanen cabai, sebab ongkos panen lebih besar dan tak sebanding dengan harga jual,” katanya. Di Desa Kutasari Purbalingga selama ini mengandalkan tanaman cabai sebagai produk unggulan  yang bisa mendatangkan keuntungan besar di banding tanaman lainya.

Namun sejak satu bulan terakhir, serangan hama pembunuh tanaman terus mengancam. Hasil panen tanaman cabai milik petani kini terus mengalami penurunan yang berdampak semakin banyaknya petani yang mengalami kerugian.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
5 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

17 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

20 hari lalu

Dramatis! Pemakaman Jenazah Pria Obesitas 250 Kg di Purbalingga Libatkan Damkar

1 bulan lalu

Buaya Berkeliaran di Sawah Warga Wajo, Petani Nyaris Injak Langsung Loncat

2 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal